Imunitas

Entah kenapa, setiap kali idiom imunitas melintas, maka aforisma penuh pesona dari Nietszche ini yang menemani. Saya sendiri pernah bertanya kepada kawan yang menjadi otak tim pemasaran produk OTC imunomodulator, sebenarnya, seberapa besar pasarnya ? Seberapa perlu konsumen Indonesia membutuhkannya- minus pengaruh iklan- ?

Okelah, jika bicara soal potensi substansi zat aktif yang ada di varietas tumbuhan Indonesia,pasti sisi produksilah yang akan digemborkan, akan tetapi market due- diligence yang lemah, akan mempercepat sebuah produk yang baru dilepas untuk segera dikandangkan.

Ada 18 merk imunomodulator yang sudah ada di pasaran : Stimuno (Dexa Medica), Fituno ( Kimia Farma), Imboost ( Soho), Biofos ( Meprofarm), Divens ( Dexa Medica), Eftian (Pharos), Elanos ( Kalbe Farma), Hemaviton ( Tempo Scan Pacific), Hepimun ( Landson), Imudator ( Pyridam), Imulan ( Soho), Norflam ( Solas), Primunox ( Solas), Proimbus ( Meprofarm), Proza ( Landson), Stamino ( Tropica Mas Pharma), Starmuno ( Kalbe), dan Tribost ( Ethica). Formulanya generik : ekstrak Echinacea sp dan Phyllanthi sp ditambah ekstrak lain. Prinsipnya sama, siapa yang berani belanja iklan paling besar, berikut efisiensi jejaring endorser dokter, merk itulah yang akan menjadi TOM. TOM nampaknya masih dipegang 3 merk di awal, soal seberapa besar revenue yang didapatkan oleh produsen, wah…Saya tak tahu.

Basis fungsi imunomodulator lebih pada pemeliharaan kesehatan. Jika kondisi tubuh sudah drop, DBD misal, imunomodulator kemungkinan besar tidak akan efektif lagi. Ambil contoh, Echinacea berperan untuk memodulasi sistem imun tubuh, menghambat enzim hyaluronidase yang berfungsi untuk mencegah penyebaran infeksi, menghambat enzim siklooksigenase dan lipooksigenase sebagai antiinflamasi, dan mengaktivasi fibroblast yang salah satu fungsinya adalah untuk mempercepat penyembuhan luka, bisa dilihat bahwa produk ini sifatnya suportif untuk mentimulan sistem imun.

Market

Menurut saya, pengguna imunomodulator ini justru adalah para pekerja lapangan ( dengan kondisi ekstrim), traveler, dan penduduk urban dengan tingkat polusi tinggi. Saya ambil sampel : Polisi lalu lintas, dan pekerja pertambangan, yang intensitas paparan timbal ( Pb) tinggi, atau jamaah haji yang berhadapan dengan perubahan iklim- cuaca drastik, mereka butuh mengkonsumsi imunomodulator ini. Untuk kategori massal, yang membutuhkan produk ini adalah masyarakat kota sekitar industri fabrikasi yang tingkat polutannya tinggi. Kedua jenis konsumen tersebut akan membutuhkan konsumsi imunomodulator paling banyak, dan mereka memang butuh.

Saya sendiri tidak mengerti kebijakan perusahaan di atas untuk meluncurkan produk imunomodulator dengan konsumen niche. Atau mungkin mereka punya pertimbangan untuk mengedukasi pasar via iklan ? Menurut saya, itupun akan kurang efektif, karena keberlanjutan konsumsi akan dipertanyakan angkanya, belanja iklan dalam  jangka panjang dengan melihat perkembangan pasar farmasi bahan alam, nampaknya belum menjadi pilihan investasi yang bisa diambil. Kecuali perusahaan farmasi yang berani berinvestasi ke farmasi bahan alam tersebut melihat bahwa potensi pasarnya akan berkembang dalam satu dekade mendatang, siapa tahu ?

Inovasi

Sebagai sebuah inovasi, ini tentunya membanggakan, mengingat salah satu produsen imunomodulator, Dexa Medica, sudah sampai tahapan fitofarmaka.Keseriusan Dexa untuk masuk ke farmasi bahan alam adalah sebuah investasi yang harus diacungi jempol keberaniannya. Saya sendiri melihat bahwa selain Meniran ( Phyllantus sp), ada beberapa lagi yang kedepannya akan masuk tahapan fitofarmaka, dan ini akan sangat tergantung dari tarikan pasar domestik yang mampu menyerapnya.

Ada ide sedikit soal inovasi iklan yang akan ditampilkan untuk produk ini : Kenapa tidak menampilkan para pekerja di kondisi ekstrim dengan resiko yang harian dihadapi atau mengiklankannya menjelang musim haji dengan endorser jamaah haji yang sehat walafiat walaupun renta, menghadapi ekstrimnya cuaca Saudi ? Siapa tahu kan ? Ah, ini kan cuma ide, mau coba ?

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: