200 Perusahaan Berebut Pangsa Pasar

Pasar farmasi Indonesia yang sangat kecil diperebutkan 200 industri farmasi, sedangkan pasar komoditi lain pemainnya tidak sampai 10 perusahaan. Demikian diungkapkan Sekjen GP Farmasi, M Syamsul Arifin, seusai berbicara dalam workshop bertema meningkatkan peran wartawan dalam sosialisasi kebijakan obat nasional yang digelar Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) kemarin.

images.jpg

Disebutkan, pasar farmasi Indonesia hanya mencapai Rp 22 triliun per tahun lebih kecil dibanding komoditi lain. Seperti mie instan yang mencapai Rp 36 triliun per tahun, rokok Rp 130 triliun, subsidi BBM Rp 90 triliun dan subsidi listrik Rp 30 triliun per tahun.

 

Di tempat sama, Richard Pandjaitan, staf ahli Menkes bidang farmasi mengungkapkan, obat tersedia di Indonesia yang diproduksi saat ini mencapai 12.000 item. Obat itu diproduksi 4 BUMN farmasi, 33 industri PMA dan 164 industri swasta masional dengan price factor. Sedangkan pelaksanaan distribusi ditangani 2.250 pedagang besar farmasi dengan mata rantai ritel Apotek dan Toko Obat yang masing-masing berjumlah 6.000 tersebar di seluruh tanah air. (bn-33)

Sumber : Suara Merdeka

 



 

4 comments

  1. ina

    Astaga, kenapapenjualan rokok lebih banyak dari penjualan obat.Apa orang Indonesia lebih memilih “mati” dari pada sehat?????

  2. Ya, memang kenyataan seperti itu Ibu Ina. Bahkan untuk penjualan produk seperi susu pun, sangat rendah. Pangsa pasar produk kesehatan sangat rendah di Indonesia, karena ada paradigma bahwa kesehatan hanya milik orang berada, begitu.

  3. catur heru broto

    seorang dokter dirumah sakit menolak memakai obat yang di beli pasien di apotek luar rumah sakit karena haganya lebih murah, apakah ada kode etik kedokteran yang mengatur perilaku dokter seperti itu

  4. emaria

    saya punya lahan yang belum dimanfaatkan. kalau dihitung +/- 20 ha ada di beberapa daerah.
    nganjuk , batu dan blitar.
    Saya tertarik untuk menanam fitofarma. dimana saya bisa belajar budidaya dan pemasaran.berapa luasan minimal yang dibutuhkan agar bisa untung? penghitungannya bagaimana?
    matur nuwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: