Apoteker Harus Ada Di Apotek

– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) segera mengeluarkan peraturan yang melarang apotek buka jika tenaga apoteker sedang tidak ada di tempat. Peraturan itu akan diberlakukan pada 17 September 2005.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) Ahaditomo mengatakan kebijakan tersebut merupakan usulan ISFI kepada BPOM. “Aturan itu akan dikeluarkan pada 17 Juni 2005 bersamaan Kongres Nasional ISFI dan mulai efektif diberlakukan tiga bulan setelah ketentuan itu disahkan oleh BPOM,” ujarnya kemarin.

Dia mengatakan ketidakhadiran apoteker di tempat kerja (apotek) merupakan hal yang sering terjadi di masyarakat, padahal salah satu upaya untuk meningkatkan keterjangkauan obat salah satunya adalah dengan penggunaan yang rasional.

Selain itu, kata dia, konsumen juga memiliki hak untuk menyampaikan permintaannya agar obat yang diresepkan oleh dokter dapat ditukar dengan merek lain namun memiliki fungsi yang sama dan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sebagai asosiasi yang membawahi para apoteker, maka kami memiliki kewajiban untuk membantu pelayanan masyarakat khususnya dalam hal obat-obatan yang termasuk dalam salah satu komponen kesehatan.”

Ahaditomo mengatakan usulan dari ISFI tersebut disambut baik oleh Kepala BPOM, karena institusi yang mengawasi peredaran obat dan makanan itu juga memiliki tanggungjawab yang sama dengan apoteker.

Sumber : Mensa Group

2004_10_31_day163-drugstore.jpg

9 comments

  1. heri

    Saya punya konsep apotek franchise, butuh apoteker. Tapi yang mau ikut bisnisnya jg boleh
    2 bulan lagi launching, yang minat ditunggu di 0 818 9 818 57 sampai tanggal 19 juni

  2. Dedy

    Masih butuh Apoteker ? Kualifikasi apa yg diminta ? Untuk ikut bisnis-nya spt apa ya ??

    Mohon infonya.

    Thanx.

    Dedy, 0815 8017602..

  3. pharmacist

    gimana ya??? kita-kita mau aja sih malah seneng kalo apoteker di tempat sesuai dengan profesionalismenya tapi apakah semua yang tertulis di wacana itu berjalan pada kenyataannya??? profesionalisme sejalan dengan setaranya tanggungjawab dan imbalan yang kita peroleh, kalo tidak, apakah kita bisa melaksanakannya dengan baik???jangan muluk-muluk seperti orang2 yang duduk di kursi empuk di atas sana, yang pintar mengeluarkan kebijakan tetapi tidak memperjuangkan sepenuh hati, hanya setengah2. kalo seperti mereka2, saya pun bisa, kamu juga bisa, orang lain pun bisa. menurut saya, naikkan dulu harkat farmasi dan apoteker. keluarkan kebijakan dimana hanya apoteker yang bisa membuka apotek. dengan itu saja kita sudah menyelamatkan profesi kita dari mereka2 yang mengotori profesi apoteker yang membuat semuanya menjadi salah dengan mengandalkan uang mereka. terima kasih. salam

  4. rafy

    Saya sangat menyayangkan dengan kenyataan yang terjadi..
    dewasa ini profesi apoteker masih belum familiar di hati masyarakat. Sebenrnya apa sih yang menyebabkan hal ini terjadi? Apa karena apoteker jarang tinggal di apotek?
    Trus kenapa hukum di Indonesia masih belum terlalu jelas mengenai hukum mendirikan Apotek, karena sampai sekarang masih banyak apotek2 yang berjalan tanpa ada apotekernya?

  5. frengky,s,farm

    kenapa apoteker maci belum dikenal di masyarakat?kenapa di apotek sering tidak ada apoteker. menurut saya hanya apoteker sendiri yang bisa menjawabnya sendiri. klo pengen bisa dikenal perannya di masyarakat ya ayo kta semua apotker lebih dekat lagi ke masyarakat. sesuai orientasi kita sekarang yang patien oriented. bukan cuma di belakang layar saja. seharusnya kita semua sbagai apoteker saling mendukung bukan saling bunuh. contoh nyata : adanya promosi berlebihan dari suatu pabrik obat dengan dokter untuk hanya meresepkan obat2 dari tempat dia saja. dalam hal ini sapa yang salah? tentu saja apoteker yang berperan di belakangnya. jangan lupa sama kode etik dan sumpah yang sudah kita ucap..karena tanggung jwab kita bukan hanya di dunia ini tapi sampai dunia akhirat…

  6. Zulfahmi, S.Farm, Apt

    Aku setuju dengan Pharmacist, Pemerintah hanya tau mengeluarkan peraturan tanpa berfikir apa semua apotek mampu memberi imbalan yang 2,5 x MUP yang telah ditetapkan, tapi sebenarnya itu semua bisa dicapai jika Pemerintah yang berkuasa mau memberi larangan untuk Dokter self dipensing dan melarang Distributor atau pabrik menjual obat langsung ke Dokter, saya yakin Apotek bisa memberi imbalan yang sesuai agar Apoteker selalu ada di tempat, mencapai komitmen No Pharmacist No Service. Salam Pembaharuan

  7. Rosalin

    saya sangat mendukung No service No Pharmacist…and peraturan pemerintah mengenai pekerjaan , tugas dan tanggung jawab apoteker di lakukan dan di implementasikan ditiap lembaga, apotek, inntalasi yg mununtut profesionalitas apoteker..

  8. eq

    halo teman-teman,saya butuh seorang apoteker di wilayah siau sulawesi utara, kalau ada info apoteker yang berminat tolong telepon ke no ini, 085240707749 (ibu evi), thank you

  9. KendraSmiles

    Germany has a abundance culinary
    background
    unrestricted of a slews
    of unsurpassed and
    toothsome foods.
    While German restaurants can be
    intricate to
    crumble not later than in the Amalgamated
    States, most Americans be struck beside tried German

    http://wasistausfluss.wordpress.com/

    was ist ausfluss
    Was ist Ausfluss
    Ausfluss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: