Bahan Baku Farmasi; 90% Impor

raw-material-demand-project.jpg

Demand Projection for Pharmaceuticals

The market of pharmaceuticals in the country is expected to continue increasing by some 15-18 % a year within the next five years. . There were three factors contributing to optimistic expectation . First and the most important factor was rupiah stability hovering around 9,000 per U.S. dollar. The rupiah stability is important as imported basic materials accounted for 85%-90% of the cost of good sold for pharmaceutical products in the country. The 5% hike in the prices of medicines had no much effect on the sales as the consumers have been used to 8%-10% inflation rate.

Second, was the growing awareness of the people of health as indicated by the fast growing consumption of health drinks (energy drink) since 2002, and an increase in per capita sales.

Third, was per capita consumption, which was still among the lowest in Asean. Per capita consumption of pharmaceuticals was about US$ 8 a year as against US$ 15 in Malaysia, the Philippines and Thailand and about US$ 25 in Singapore.

Pasar obat Indonesia potensial, namun data lapangan menunjukkan bahwa penyerapan pasar sangat kecil, bahkan paling kecil di Asia Tenggara. Denga ukuran jumlah penduduk Indonesia yang besar, ini memang aneh.

Banyak variabel irasional yang terbentuk dari konstruksi budaya lokal, terutama pandangan bahwa kesehatan bukan hak orang yang tidak memiliki penghasilan layak.

Dari data penjualan obat di Indonesia, dapat ditarik kesimpulan bahwa berbisnis bahan baku sintetik akan sangat tidak menguntungkan, terlihat dari penyerapan produk obat sintetik pada sektor hilir farmasi.

market-value.jpg

Hampir 90% bahan baku yang digunakan di industri farmasi Indonesia adalah impor. Ketergantungan yang teramat tinggi pada bahan baku impor menjadikan industri farmasi Indonesia sangat rawan, apalagi dengan keadaan kurs rupiah yang tidak stabil, manakala rupiah anjlok, perusahaan akan ikut goyah.

Mengenai impor bahan baku sebenarnya semua negara di dunia juga melakukannya, bahkan AS pun sekitar 50% bahan baku obatnya juga diimpor,namun yang menyebabkan mereka terus tumbuh dan seimbang antara neraca impor dengan ekpornya adalah karena bahan baku lokalnya pun diekspor. Lain dengan Indonesia, meski 90% bahan bakunya impor dengan bahan baku lokal sejumlah 10 %, bahan baku lokal ini belum bisa diekspor.

by : Maximillian

About these ads

  1. dpujia

    oya? mengejutkan. bukankah indonesia penyumbang plasma nutfah yg besar di dunia? (setelah brazil kalo g salah)

  2. hmmm… kendala utama dirikan industri bahan baku di indonesia apa aja ya? kalo dilihat jangka pendek emang pasti berat… tapi jangka panjangnya kan cukup signifikan untuk perbaikan ekonomi kita…

  3. hmmm… emang kendala utama dirikan industri bahan baku di indonesia apa ya? kalo dipikir jangka panjang kan cukup signifikan mempengaruhi ekonomi negara…

  4. Indap

    sudah waktunya belajar mandiri, 90% import berarti tergantung mata uang asing, yang paling terasa harga produk jadinya ya konsumen juga. adakah yg bisa diambil dari sumber daya alam kita? apa perlu penelitian lebih intensif mengenai kekayaan tanaman obat di negeri kita?

  5. And

    Perlu dipahami bahwa untuk obat komersial tumbuhan memiliki kontribusi yang lebih kecil dibanding bahan obat dari mikroba. Solusinya menggalakkan explorasi microbial derived drugs.

  6. dyan

    Salam kenal
    Bahan bahan baku untuk farmasi itu apa aja? kalo kita mrnyuplai bahan bakunya untuk pabrik farmasi apa masih ada peluang. apa kita bisa minta alamat alamat perusahaan farmaasi yang membutuhkan bahan baku dalam negeri? Seperti mungkin jamur ling zhi, yang katanya bahan baku untuk banyak obat. Trims

    Dyan

  7. Rakyat indonesia masih percaya DUKUN dari pada obat, kenapa…karena dukun ternyata lebih familiar di negeri ini, apalagi di daerah…

    Berapa banyak seh Dokter yang mau ditempatkan di daerah terpencil..??Mengabdi untuk masyarakat marjinal yang secara material tidak menguntungkan..???
    Dokter, Rumah sakit dan tenaga kesehatan telah menjelma menjadisuatu profesi, untuk cari duit….(biaya kuliah di Kedokteran muahal boz….)cari cara balik modal

  8. diah anggraeni j

    Salam kenal,

    Mengenai ketergantungan impor bahan baku ekstrak..
    Saya membutuhkan data kebutuhan ekstrak di Indonesia dan jumlah produsen yang sudah ada di Indonesia..

    Adakah yang memiliki informasi?

    Tolong email ke alamat ini :

    (diah_candy@yahoo.com)

    Terima kasih sebelumnya,
    Diah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 275 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: